Hujan memang mulai turun tapi Hujan Belum Merata di sebagian wilayah Kabupaten Cirebon, tetapi kekeringan belum benar-benar usai. Karena cuaca masih sulit ditebak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon memilih tidak mencabut status siaga bencana kekeringan dan memperpanjangnya sampai akhir Oktober 2026.
Keputusan ini mengikuti kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, yang menilai masa kritis belum lewat. Biasanya, Surat Keputusan (SK) soal kekeringan di Cirebon berlaku untuk periode 1 Mei sampai 31 Oktober. Penyesuaian tetap dilakukan sesuai arahan provinsi agar dampak terburuk kemarau panjang bisa ditekan.
Di lapangan, persoalannya ada pada hujan yang tidak merata. Analis Kebencanaan Ahli Muda Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Juwanda, membenarkan bahwa hujan yang turun masih sporadis. Kecamatan Sumber, misalnya, sudah mulai diguyur hujan, sementara sejumlah daerah lain di Cirebon masih kering dan belum mendapat curah hujan yang cukup.
Ketidakpastian ini paling terasa di sektor pertanian dan ikut mengancam ketahanan pangan daerah. Komar (68), petani asal Kecamatan Talun, merasakannya langsung. Bagi dia, bertani sekarang penuh risiko rugi.
Untuk mengakali kekeringan, sejumlah petani terpaksa memompa air tanah, dan ongkos produksi pun melonjak tajam. Petani kecil menjadi kelompok yang paling rentan dan paling dirugikan secara ekonomi. Dari sini terlihat bahwa perubahan iklim tidak berhenti sebagai isu lingkungan, tetapi sudah menjadi persoalan sosial dan ekonomi bagi masyarakat bawah. Biaya yang tinggi dan ancaman gagal panen bahkan membuat beberapa petani mulai berpikir untuk beralih profesi supaya tidak rugi lebih dalam.
Dampaknya juga tidak berhenti di sawah. Warga terancam krisis air bersih untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Vegetasi yang mengering karena panas dan minim hujan juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.
Karena itu, Pemkab Cirebon mengimbau warga di wilayah terdampak untuk tetap waspada. Walau hujan sudah turun di beberapa titik, potensi kekurangan air bersih dan bahaya kebakaran lahan tidak boleh dianggap enteng. Para petani seperti Komar sendiri berharap pemerintah tidak berhenti pada perpanjangan status siaga. Mereka ingin ada langkah mitigasi fisik, misalnya perbaikan sistem irigasi, supaya ekonomi masyarakat kecil tidak terus tertekan oleh krisis iklim.
Ceri188 merupakan situs permainan 4D online gacor yang memberikan pengalaman bermain terbaik dan memuaskan melalui Ceri188 kepada para pemain yang bermain di situs permainan Joker. Joker Gaming menawarkan berbagai macam permainan yang dapat dinikmati hanya oleh satu pengguna, dan odds permainan yang kami tawarkan juga tidak pelit, karena kami adalah situs permainan Ceri188 4D yang selalu ingin menawarkan kemenangan spesial kepada pemain yang berdedikasi.